Pilihan ponsel Jensen Huang kembali menjadi perhatian setelah CEO Nvidia itu terlihat menggunakan Samsung Galaxy Z Fold 8 untuk menerima panggilan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Momen tersebut terjadi ketika Huang menghadiri acara All-In Summer 2026.
Dalam rekaman acara, Huang tampak mengeluarkan ponsel lipat itu dari sakunya. Ia kemudian membuka perangkat tersebut dan menerima panggilan melalui layar bagian dalam sebelum mengaktifkan fitur speakerphone. Penampakan itu menjadi sorotan karena Huang dikenal sebagai salah satu tokoh terkaya di dunia teknologi, dengan kekayaan mencapai US$184,3 miliar atau sekitar Rp3.268 triliun.
Bukan pertama kali memakai ponsel Samsung
Galaxy Z Fold 8 bukan perangkat Samsung pertama yang terlihat digunakan oleh Huang. Dalam kunjungannya ke China pada Mei 2026, ia juga tampak membawa Galaxy Z Fold 7, yakni generasi sebelumnya dari ponsel lipat tersebut.
Nvidia telah mengonfirmasi bahwa Galaxy Z Fold 7 yang digunakan Huang merupakan hadiah dari Lee Jae-yong, Chairman Samsung Electronics. Namun, belum diketahui apakah Galaxy Z Fold 8 yang tampak dalam acara All-In Summer 2026 dibeli sendiri oleh Huang atau kembali diberikan oleh Lee.
Belum ada informasi mengenai alasan spesifik Huang memilih perangkat lipat Samsung tersebut. Penampakan ponsel itu hanya memperlihatkan bahwa ia menggunakan layar bagian dalam Galaxy Z Fold 8 saat menerima panggilan Trump.
Hubungan Huang dan Lee Jae-yong
Huang dan Lee diketahui memiliki hubungan yang dekat. Keduanya rutin bertemu dan membahas sejumlah isu yang berkaitan dengan industri teknologi, termasuk rantai pasokan, chip memori bandwidth tinggi atau high bandwidth memory (HBM), serta infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
Pertemuan keduanya juga berlangsung ketika persaingan dan kebutuhan terhadap komponen untuk pengembangan AI terus menjadi bagian dari agenda bisnis Nvidia dan Samsung. Namun, sumber tidak menyebutkan isi pembicaraan mereka secara rinci dalam setiap pertemuan.
Sebelumnya, Huang dan Lee bertemu di San Francisco pada Juli 2026. Keduanya dijadwalkan kembali bertemu dalam sebuah acara di New York pada akhir September 2026.
Rangkaian pertemuan tersebut membuat hubungan antara pimpinan Nvidia dan Samsung tetap menjadi perhatian, terutama karena kedua perusahaan memiliki kepentingan dalam pengembangan chip memori HBM dan infrastruktur AI. Di luar agenda bisnis itu, penggunaan Galaxy Z Fold 8 oleh Huang memperkuat sorotan terhadap kedekatannya dengan ekosistem Samsung.












