Berita  

Perusahaan AI Terbesar Dunia Buka Kantor Dekat RI

Anthropic akan membuka kantor di Singapura pada Oktober 2026, sekaligus memulai perekrutan tenaga kerja lokal untuk mendukung ekspansi bisnisnya di Asia Tenggara. Perusahaan pengembang chatbot Claude itu memilih Raffles Place sebagai lokasi kantor barunya.

Kantor di Singapura akan menjadi kantor kelima Anthropic di kawasan Asia-Pasifik, setelah fasilitas perusahaan di Tokyo, Bengaluru, Seoul, dan Sydney. Ekspansi tersebut menandai upaya Anthropic memperluas jangkauan bisnisnya di tengah meningkatnya penggunaan layanan kecerdasan buatan di kawasan tersebut.

Singapura dinilai memiliki ekosistem teknologi yang kuat

Mengutip VNExpress, Kamis (1/10/2026), Anthropic menyatakan Singapura dipilih karena memiliki konsentrasi talenta teknologi, perusahaan global, institusi riset, serta ekosistem inovasi yang kuat. Perusahaan juga menilai negara tersebut sebagai salah satu pasar terkuat untuk Claude.

Berdasarkan Economic Index terbaru Anthropic, Singapura menempati peringkat kedua dari 121 negara dan wilayah dalam penggunaan Claude jika dibandingkan dengan jumlah penduduk. Tingginya penggunaan per kapita itu menjadi salah satu alasan perusahaan menjadikan Singapura sebagai basis operasional di Asia Tenggara.

“Pembukaan kantor di Singapura merupakan langkah alami, mengingat penggunaan Claude per kapita di negara tersebut termasuk yang tertinggi di dunia,” kata Chris Ciauri, Managing Director International Anthropic.

Dari kantor barunya, Anthropic berencana menjalin kerja sama dengan beragam organisasi. Mitra yang dibidik mencakup startup, perusahaan digital, perusahaan besar, hingga sektor publik. Permintaan terhadap teknologi perusahaan disebut sangat kuat dari sektor-sektor yang memiliki regulasi ketat, termasuk jasa keuangan dan pemerintahan.

Rekrutmen mencakup berbagai bidang

Situs karier Anthropic mencatat sedikitnya sembilan lowongan berbasis Singapura. Posisi yang tersedia mencakup bidang AI terapan, keuangan, pemasaran, penjualan, serta riset ekonomi.

Dale Finlay, General Manager Anthropic untuk ASEAN, akan berbasis di Singapura. Ia bertanggung jawab menangani pelanggan dan mitra Anthropic di Asia Tenggara.

Ekspansi ini dilakukan beberapa bulan setelah Anthropic mengumumkan pendanaan besar. Pada Mei 2026, perusahaan menghimpun US$65 miliar dari Altimeter Capital, Dragoneer, Greenoaks, dan Sequoia Capital. Pendanaan tersebut meningkatkan valuasi Anthropic menjadi US$965 miliar atau sekitar Rp17.000 triliun.

Dengan valuasi itu, Anthropic melampaui OpenAI. Putaran pendanaan terakhir OpenAI yang rampung pada Maret 2026 menempatkan valuasi perusahaan tersebut di angka US$852 miliar. Menurut Forbes, capaian itu menjadikan Anthropic sebagai startup AI dengan valuasi tertinggi di dunia.

Source link