Berita  

Penjualan iPhone 17 Meningkat Meski Ekonomi Lesu

iPhone 17 tetap diminati di Rusia meskipun kondisi ekonomi yang sulit. Pemesanan awal produk ini mengalami peningkatan yang signifikan selama akhir pekan lalu. Meskipun ekonomi Rusia sedang melambat, suku bunga tertinggi dalam 20 tahun terakhir dan defisit lebih dari 4 triliun rubel, iPhone masih tetap populer di negara itu.

Meski harga iPhone di Rusia jauh lebih tinggi daripada di pasar Barat lainnya, hal ini tidak menghalangi minat masyarakat Rusia terhadap produk tersebut. Meskipun Apple telah berhenti menjual produknya secara langsung di Rusia sejak 2022, iPhone 17 tetap disambut dengan antusiasme yang tinggi. Menurut laporan dari peritel pihak ketiga, pre-order iPhone 17 melonjak lebih dari 60% dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur humas Inventive Retail Group, Lyudmila Semushina, menyatakan bahwa masyarakat Rusia memiliki basis penggemar Apple yang besar. Mereka masih setia dengan produk iPhone dan tidak berpindah ke merek lain. Beberapa masyarakat Rusia tertarik dengan layanan yang ditawarkan oleh iPhone, terutama dalam hal penggunaan FaceTime yang belum terbatas oleh pemerintah Rusia.

Pembeli seperti Oleg Kochetkov berencana untuk beralih ke iPhone 17 Air, model tertipis dari produk Apple saat ini. Blogger teknologi, Sergei Yepikhin, juga berencana untuk beralih dari HP Android ke model Pro karena tertarik dengan fitur-fitur baru pada kamera iPhone 17. Dia berharap perusahaan lokal dapat mengembangkan solusi agar pengguna iPhone dapat menggunakan ponsel mereka dengan lebih lancar.

Dengan minat yang tinggi dari masyarakat Rusia terhadap iPhone 17, dapat dipastikan bahwa produk ini tetap menjadi pilihan utama meskipun kondisi ekonomi yang sulit. Semua itu berkat inovasi dan kualitas yang ditawarkan oleh Apple melalui produk iPhone terbarunya.

Source link