Berita  

Keuntungan Membeli iPhone di Luar Negeri Meski Rupiah Ambruk

Beli iPhone di Luar Negeri atau di Indonesia, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Jakarta, CNBC Indonesia – Membeli iPhone di luar negeri, seperti di Singapura dan Malaysia, dapat menjadi pilihan menarik bagi sebagian warga Indonesia. Alasannya beragam, mulai dari harga yang lebih murah hingga ketersediaan produk yang lebih cepat dibandingkan di Tanah Air.

Tinjauan Kurs Rupiah terhadap Dolar Singapura dan Ringgit Malaysia

Pada Jumat (29/5/2026) pukul 09.18 WIB, rupiah melemah 0,45% terhadap dolar Singapura, dengan kurs Rp13.990/SGD, mendekati Rp14.000/SGD. Sementara itu, terhadap ringgit Malaysia pada pukul 09.47 WIB, rupiah melemah 1,01% dengan kurs Rp4.502,95/MYR, yang membuat rupiah mencapai level Rp4.500/MYR untuk pertama kalinya.

Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro Max 2TB dijual seharga 3.099 dolar Singapura (sekitar Rp 43,4 juta) dan 9.999 ringgit Malaysia (sekitar Rp 45,1 juta) di situs resmi Apple masing-masing negara. Sementara di Indonesia, iPhone varian yang sama dijual sekitar Rp 45,2 juta.

Pertimbangan Lebih Lanjut

Selain selisih harga tersebut, terdapat berbagai biaya tambahan yang perlu dipertimbangkan ketika membeli iPhone di luar negeri, seperti biaya perjalanan, pajak IMEI, dan risiko pembelian melalui pihak ketiga atau jastip.

Di sisi lain, membeli iPhone di Indonesia mungkin terlihat lebih mahal secara langsung, namun sudah termasuk ‘all-in’ tanpa biaya tambahan. Pembelian langsung di retail resmi di Indonesia menjamin keaslian perangkat dengan IMEI terdaftar serta mendapatkan garansi resmi yang berlaku di jaringan Apple Authorized Service Provider di nusantara.

Bagaimana dengan Anda? Tetap memilih untuk membeli iPhone di luar negeri atau lebih memilih untuk beli di Indonesia dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan?

(dem/dem)

Source link