Berita  

Nvidia Ramal Korea Selatan Jadi Raja Dunia di Sektor Ini

Nvidia Proyeksikan Korea Selatan Jadi Pusat Kekuatan Robotika dan AI

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan teknologi kelas kakap dunia Nvidia memproyeksikan Korea Selatan bakal menjadi pusat kekuatan dunia di sektor robotika dan pabrik kecerdasan buatan (AI factories). Hal itu didasari oleh posisi negara tersebut sebagai pemimpin manufaktur global yang memiliki ekosistem lengkap, mulai dari industri chip, elektronik, hingga otomotif.

CEO Nvidia, Jensen Huang, menjelaskan potensi besar tersebut setibanya di Korea Selatan untuk kunjungan kerja kedua dalam tujuh bulan terakhir. Ia menjadwalkan pertemuan strategis dengan sejumlah raksasa teknologi lokal seperti Samsung Electronics, SK Hynix, Hyundai Motor, LG, dan Naver guna memperdalam kolaborasi di bidang chip dan teknologi fisik AI.

Integrasi Teknologi Robotika dan AI Dorong Industri Manufaktur Masa Depan

Huang menilai integrasi antara teknologi kecerdasan buatan dan robotika akan menjadi penggerak utama industri manufaktur chip di masa depan. Kemitraan dengan perusahaan-perusahaan di Korea Selatan dipandang sebagai peluang besar untuk mengembangkan inovasi yang dapat mengubah lanskap industri global.

“Jadi kami memiliki peluang besar untuk bermitra dengan perusahaan semikonduktor di sini juga,” lanjut Huang.

Penelitian dan Pengembangan Nvidia di Seoul

Selain urusan bisnis manufaktur, Nvidia secara konkret telah mulai melakukan perekrutan tenaga kerja untuk pusat penelitian dan pengembangan (R&D) miliknya yang berlokasi di Seoul. Langkah ini mempertegas komitmen jangka panjang Nvidia untuk menjadikan Korea Selatan sebagai mitra strategis dalam pengembangan infrastruktur AI.

“Apakah saya membawa hadiah untuk Korea? Saya membawa banyak bisnis untuk Korea. Saya punya beberapa kejutan,” pungkas Huang.

Source link