Berita  

Dampak Data Center bagi Warga Desa: Penderitaan vs Keuntungan

Data Center Masuk Desa, Warga Menderita, Pengusaha Justru Untung Besar

Jakarta, CNBC Indonesia – Di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin masif, para raksasa teknologi berlomba-lomba membangun infrastruktur data center berskala besar sebagai penopang untuk ambisi mereka. Dibalik janji manis tentang manfaat AI bagi perekonomian, kelas pekerja dihantui oleh ancaman bahwa pekerjaan mereka akan tergantikan oleh sistem AI canggih. Gelombang PHK terus berlanjut dan banyak perusahaan berhenti merekrut karyawan baru akibat adopsi AI yang memangkas biaya operasional, termasuk biaya tenaga kerja manusia.

Pengaruh Negatif Adopsi AI

Adopsi AI tidak hanya berdampak pada ketersediaan pekerjaan, tetapi juga meningkatkan jumlah modus penipuan yang merugikan keuangan secara besar-besaran. Di sisi lain, disinformasi semakin merajalela melalui video deepfake. Pembangunan data center AI juga membawa dampak buruk bagi lingkungan, dimana aktivis lingkungan menyuarakan risiko krisis air dan listrik akibat kebutuhan server data center akan air dalam jumlah besar untuk menjaga suhu optimal dan pasokan listrik yang besar untuk menjalankan sistem selama 24 jam non-stop.

Petaka Data Center di AS

Penyimpanan energi yang diperlukan untuk data center di pasar utama Amerika Serikat (AS), seperti Texas, California, dan Virginia, diproyeksikan akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada periode 2023-2025. Konsumsi energi data center diperkirakan akan melonjak dari 4% menjadi 12% dari total penggunaan listrik AS pada 2028.

Georgia, yang merupakan wilayah dengan pertumbuhan data center paling pesat, sekarang memiliki 105 data center. Meskipun Georgia memberikan keringanan pajak dan tarif listrik yang murah kepada operator data center, masyarakat setempat harus menanggung dampak buruknya seperti polusi cahaya, gangguan bunyi, dan lonjakan tagihan listrik yang tak wajar.

‘Surga’ Jadi ‘Neraka’ Polusi

Pasangan Beverly dan Jeff Morris, yang dulunya menikmati hidup di pedesaan Mansfield, Georgia, sekarang harus berjuang melawan dampak negatif dari pembangunan data center raksasa milik Meta Platforms yang berdampak buruk pada lingkungan dan kesehatan mereka. Dari risiko air terkontaminasi hingga gangguan sinar cahaya terang pada malam hari, pasangan ini mengalami penderitaan akibat kehadiran data center yang merusak ekosistem lokal dan melanggar hak-hak mereka.

Akibat konsumsi listrik dan air yang tak terkendali oleh data center Meta Platforms, Beverley dan Jeff mengalami lonjakan tagihan listrik dan infrastruktur lokal yang tak siap untuk menanggung beban industri besar yang tak pernah direncanakan sebelumnya.

Source link