Berita  

Tsunami Raksasa Selatan Jawa: Dampak di Pangandaran-Yogyakarta

Tsunami Besar Melanda Pesisir Selatan Jawa 400 Tahun Lalu

Jakarta, CNBC Indonesia – Penelitian terbaru terkait paleotsunami di pesisir selatan Jawa hingga Bali mengungkap fakta menarik terkait tsunami besar yang terjadi sekitar 400 tahun lalu. Penelitian ini mengkombinasikan berbagai bukti ilmiah, termasuk geologi, mikrofosil laut, arkeologi, dan narasi budaya masyarakat pesisir.

Mengungkap Jejak Tsunami Purba di Beberapa Lokasi Utama

Dalam riset tersebut, terdapat empat lokasi utama yang menjadi fokus, yaitu Cibuaya, Pangandaran, Kulon Progo, dan Tabanan. Di Pangandaran, ditemukan lapisan pasir tsunami yang mengindikasikan adanya tsunami besar sekitar 400 tahun lalu. Temuan lain seperti lapisan sedimen berulang juga ditemukan di daerah tersebut.

Sementara di Kulon Progo, tim peneliti menemukan lapisan pasir yang mengandung mikrofosil laut dari lingkungan laut dalam, sebagai bukti adanya genangan laut besar pada masa lalu. Temuan serupa juga ditemukan di Cibuaya, Banten, dengan adanya lapisan pasir yang kaya akan mikrofosil laut.

Membandingkan Temuan Geologi dengan Narasi Budaya

Menariknya, penelitian ini juga melibatkan narasi budaya masyarakat pesisir, seperti cerita Ratu Kidul dan naskah Serat Sri Nata. Temuan geologi mengenai tsunami besar sekitar 400 tahun lalu kemudian dibandingkan dengan narasi tradisional, yang menunjukkan kemiripan yang mengejutkan.

Penelitian ini tidak hanya mengungkap sejarah bencana masa lalu, tetapi juga memberikan wawasan penting terkait mitigasi bencana di masa depan. Dengan potensi gempa megathrust di zona subduksi selatan Jawa, pemahaman akan sejarah tsunami dapat membantu dalam perencanaan ketahanan bencana di wilayah tersebut.

Source link