Berita  

Cara Menghentikan Pantauan Google 24 Jam Full






Cara Berhenti Google Memantau Data Pengguna

Cara Berhenti Google Memantau Data Pengguna

Banyak pengguna internet tidak menyadari aktivitas mereka saat menggunakan layanan Google terus direkam. Mulai dari pencarian di mesin telusur, video yang ditonton, hingga lokasi yang dikunjungi dapat menjadi bagian dari data yang dikumpulkan perusahaan. Informasi tersebut kemudian dimanfaatkan Google untuk membangun profil pengguna berdasarkan kebiasaan, minat, dan aktivitas sehari-hari. Profil ini digunakan agar layanan menjadi lebih personal, sekaligus menampilkan iklan yang dinilai paling relevan.

Cara Menghentikan Pelacakan Google

Berikut cara menghentikan Google mengumpulkan data pengguna:

  1. Buka laman Google.com melalui browser di desktop atau ponsel.
  2. Masuk ke akun Google.
  3. Pilih menu Manage your Google Account.
  4. Masuk ke Privacy & Personalization, lalu pilih Manage your Data & Personalization.
  5. Gulir ke bawah hingga menemukan Activity Controls, kemudian pilih Manage your Activity Controls.
  6. Pada bagian Web & App Activity, geser tombol (toggle) hingga nonaktif.
  7. Setelah muncul konfirmasi, pilih Pause untuk menghentikan penyimpanan aktivitas.

Perlu diketahui, setelah fitur ini dimatikan, iklan yang muncul kemungkinan tidak lagi sesuai dengan minat pengguna. Pengalaman menggunakan berbagai layanan Google juga akan menjadi lebih sedikit dipersonalisasi. Selain itu, menonaktifkan pelacakan tidak otomatis menghapus data yang telah tersimpan sebelumnya. Pengaturan tersebut hanya mencegah Google mengumpulkan aktivitas baru di masa mendatang.

Data Yang Dikumpulkan Google

Google mengumpulkan berbagai informasi pengguna melalui layanan seperti Gmail, Google Search, hingga perangkat Android. Data tersebut digunakan untuk memahami preferensi pengguna dan meningkatkan layanan. Beberapa jenis data yang dikumpulkan antara lain:

  • Nama, jenis kelamin, dan tanggal lahir.
  • Nomor telepon.
  • Riwayat pencarian di Google.
  • Situs web yang dikunjungi.
  • Minat pengguna, mulai dari olahraga hingga makanan dan minuman favorit.
  • Tempat bekerja.
  • Alamat tempat tinggal.
  • Video yang ditonton.

Jenis Iklan yang Diminati

Untuk mengetahui kategori iklan yang dipersonalisasi oleh Google, masuk ke akun Google lalu pilih Manage Ads Settings. Halaman tersebut menampilkan informasi seperti usia, jenis kelamin, hingga topik iklan yang diperkirakan sesuai dengan minat pengguna, termasuk daftar iklan yang pernah diblokir.

Riwayat lokasi pengguna juga dapat tersimpan melalui fitur Google Location History yang terhubung dengan Google Maps. Di sana pengguna bisa melihat lokasi-lokasi yang pernah dikunjungi.

Aktivitas YouTube

Google turut menyimpan aktivitas pengguna di YouTube, termasuk riwayat pencarian dan video yang ditonton. Informasi tersebut dapat dilihat melalui menu Search dan YouTube Watch History.

Untuk mengurangi jejak digital, pengguna juga dapat menghapus riwayat penelusuran di browser. Berikut adalah caranya:

  1. Google Chrome: Buka menu Settings, pilih Privacy & Security, lalu klik Clear browsing data.
  2. Mozilla Firefox: Masuk ke Settings > Privacy & Security, dan atur Firefox agar otomatis menghapus data penelusuran.
  3. Safari: Masuk ke menu Clear History.
  4. Microsoft Edge: Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas, pilih Clear browsing data.
  5. Opera: Masuk ke Settings > Privacy & Security, lalu pilih Browsing data.

(pgr/pgr) [Gambas:Video CNBC]

Source link