Peningkatan Tagihan Listrik Akibat AI Bikin Heboh di Amerika Serikat
Jakarta, CNBC Indonesia – Peningkatan beban biaya listrik akibat pengaruh kecerdasan buatan (AI) membuat tagihan listrik menjadi lebih mahal di sejumlah negara bagian Amerika Serikat (AS). Operator jaringan listrik seperti PJM Interconnection yang mencakup 13 negara bagian dilaporkan mengadakan lelang kapasitas untuk memastikan pasokan listrik tersedia. Hasil dari lelang tersebut menunjukkan adanya tambahan tagihan sebesar US$6,3 miliar selama tiga tahun, yang pada akhirnya akan dibebankan kepada para pelanggan.
Penyebab Utama Kenaikan Tagihan Listrik
Laporan dari The New York Times dan Utility Dive menunjukkan bahwa sebagian besar peningkatan beban biaya listrik berasal dari pusat data. Peserta lelang kapasitas seperti Data Center Alley di Virginia, yang merupakan pusat data terpadat, mengalami lonjakan biaya listrik hingga 15,4% menjadi 17,61 sen per kilowatt hour (kWh). Di Illinois, terjadi kenaikan sebesar 28%, mencapai 23,85 sen per kWh. Sementara di Hawaii, biaya listrik mencapai 52 sen per kWh, dengan kenaikan sebesar 26,7%.
Georgia dan Texas juga tidak luput dari kenaikan tarif listrik, dengan masing-masing mengalami peningkatan sebesar 5,7% dan 5,9%. Tarif listrik di Georgia kini mencapai 15,84 sen per kWh, sedangkan di Texas menjadi 16,44 sen per kWh.
Dorongan Pemerintah dan Penyelesaian Masalah
Profesor bisnis Arie Brish menegaskan bahwa beban biaya tarif listrik kepada masyarakat menjadi hasil dari kebijakan yang diambil. Pusat data, sebagai industri besar, seharusnya bertanggung jawab dalam membiayai infrastruktur listrik sendiri. Pemerintah dibawah Donald Trump bahkan telah mendorong perusahaan teknologi untuk menanggung biaya energi sendiri. Meskipun beberapa perusahaan seperti Microsoft dan Anthropic telah berkomitmen untuk hal tersebut, namun janji ini belum memiliki kekuatan hukum yang jelas.
Sejumlah negara bagian di AS juga sedang mengajukan aturan yang mewajibkan pusat data untuk bisa membiayai perluasan jaringan listrik mereka sendiri, sebagai upaya dalam menyelesaikan masalah kenaikan tagihan listrik yang terjadi.












