Berita  

Serangan China Terbesar Ancam Amerika

China Lakukan Serangan Siber Terbesar ke Perusahaan Teknologi

Jakarta, CNBC Indonesia – China dilaporkan telah melakukan serangan siber paling besar ke perusahaan-perusahaan teknologi sepanjang tahun lalu. Serangan ini diungkapkan dalam laporan oleh CrowdStrike, sebuah firma keamanan siber berbasis AS. Laporan ini dirilis pada Selasa (9/6) waktu setempat.

Laporan tersebut muncul di tengah lonjakan investasi industri teknologi ke dalam kecerdasan buatan (AI). Industri teknologi utama biasanya terpusat di Silicon Valley, AS.

China dan Serangan Sibernya

Dilansir dari Reuters, kampanye peretasan China ini sejalan dengan prioritas strategis pemerintah negara tersebut. China, di bawah kepemimpinan Xi Jinping, memiliki minat yang kuat dalam pemanfaatan teknologi, kekayaan intelektual, dan informasi bernilai strategis dan ekonomis.

Meskipun laporan CrowdStrike fokus pada ancaman terhadap perusahaan teknologi, informasi spesifik tentang perusahaan yang menjadi target tidak diungkapkan. Namun, Kedutaan China di Washington membantah klaim tersebut.

Ancaman Terhadap Industri Teknologi

Laporan CrowdStrike memperingatkan bahwa sektor teknologi rentan menjadi sasaran negara asing dan penjahat siber. Data analisis laporan ini mencakup rentang waktu dari 1 April 2025 hingga 31 Maret 2026. Pada periode tersebut, investasi ke perusahaan teknologi yang mengembangkan AI meningkat, membuat mereka potensial menjadi target serangan.

Adam Meyers, SVP CrowdStrike, menyatakan bahwa terjadi perlombaan senjata kecerdasan buatan antara AS dan China, dengan China berusaha mencapai dominasi global pada tahun 2030.

Laporan CrowdStrike juga mengidentifikasi Korea Utara, Rusia, dan Iran sebagai pelaku serangan siber terhadap industri teknologi. Korea Utara diketahui menggunakan skema pemalsuan identitas untuk mendapatkan pekerjaan IT yang menjaga keamanan perusahaan, sementara Rusia dan Iran kerap melakukan serangan malware.

Di samping itu, kelompok kriminal siber juga semakin agresif dalam mencari keuntungan finansial. Mereka menargetkan perusahaan teknologi dan mengalami peningkatan aktivitas selama periode waktu yang sama.

Source link